[Movie Review] IT Chapter Two, Sekuel Yang Lebih Sadis Dari Sebelumnya

IT Chapter Two (2019)
4 September 2019 kemarin, IT Chapter Two, sekuel dari film badut jadi-jadian yang sukses meneror seluruh dunia ini sukses rilis perdana di Indonesia. Berlokasi di Balikpapan, pemutaran perdana film ini ya lumayan ramai lah,walaupun tidak sampai mengisi penuh semua kursi yang tersedia. Walaupun begitu, IT Chapter Two sukses membuat penonton riuh ketakutan dan terkaget-kaget.
IT Chapter Two melanjutkan perjalanan The Losers Club yang telah tumbun menjadi orang dewasa. Setiap anggota telah meninggalkan kota Derry dan mempunyai hidupnya masing-masing, kecuali Mike Hanlon yang tetap setia menjada Derry dari kejadian yang tidak diinginkan dan juga badut jadi-jadian.
IT Chapter Two mempunyai keunggulan dan kekurangannya masing-masing, walaupun sukses membuat pentonton ketakutan namun kekurangan dari IT Chapter Two juga tampak jelas di sekuelnya kali ini. Apa saja itu? Mari disimak dibawah.

Pemilihan Cast Yang Sangat Pas

The Losers Club Sudah Gede!
Pemilihan cast dalam IT Chapter Two patut diacungi jempol. Ketika melihat The Losers Club dewasa pertama kali, anda tidak perlu waktu lama untuk mengetahui ini siapa dan itu siapa. Karena penggambaran karakter dan juga raut wajah para pemain dewasa bisa dikatakan sangat mirip dengan versi kecilnya. Selain pemilihan yang pas, akting The Losers Club dewasa pun sangat solid, terutama Ritchie dan Bill yang bisa membawa sifat aslinya di masa kecil hingga dewasa.
Ritchie yang terkenal dengan sifatnya yang blak-blakan dan selalu berkata sesukanya sangat sukses dibawakan oleh aktor Bill Harder. Khusus untuk Ritchie, pemilihan Bill Harder sebagai Ritchie ini ternyata juga berkaitan dengan Ritchie kecil, Finn Wolfhard. Aktor yang juga bermain di Stranger Things ini berkata kalau casting impiannya yang bisa memerankan Ritchie dalam IT, adalah Bill Harder.
James McAvoy yang berperan sebagai Bill dewasa pun juga sangat baik dalam memainkan perannya. Bill mempunyai keterbatasan dalam berbicara dan James sukses mengantarkan kekurangan Bill itu dalam IT Chapter Two.

Pennywise Yang Lebih Sadis Dari Sebelumnya

Creepy Pennywise
Saya adalah orang yang sangat tidak menyukai badut, Bill Skarsgard adalah salah satu aktor badut yang berhasil membuat saya bermimpi buruk kembali. Jika anda sudah menonton IT tiga tahun yang lalu dan sudah merasa ketakutan, maka bersiaplah untuk merasakan ketakutan yang lebih dalam lagi. Pennywise dalam IT Chapter Two ini sangat menyeramkan dan menjijikan, bahkan melihat foto diatas saja memberikan mimpi buruk.
Selain badut, Pennywise juga akan memberikan anda kejutan-kejutan lainnya seperti menjadi nenek tua telanjang yang telah terlihat dalam trailer IT Chapter Two. Bukan hanya itu, film yang berdurasi hampir tiga jam ini pun akan menampilkan wujud-wujud menyeramkan lainnya selain dua yang saya sebutkan diatas. Jadi bersiap-siaplah menutup mata anda jika anda mempunyai phobia dengan beberapa wujud yang akan diperlihatkan.

Durasi Yang Terlalu Lama Karena Kilas Balik

The Losers Club Kecil!
IT Chapter Two pun membuat saya terkejut dengan lamanya durasi film yang diberikan. 2 jam 50 menit adalah panjang durasi film ini, entah film ini ingin menyaingi durasi dari Avengers: Endgame atau apa, tetapi durasi tersebut tidaklah normal untuk film horror di jaman sekarang ini.
Durasi yang lama ini pun bukan dikarenakan cerita yang memang panjang, tetapi diperpanjang karena banyaknya kilas balik yang ditampilkan dalam IT Chapter Two. Beberapa adegan yang saya rasa tidak perlu pun ditampilkan dalam IT Chapter Two untuk memperpanjang durasi film ini. Sejujurnya saya sangat menyukai film dengan durasi panjang yang penuh dengan makna dan berbagai macam penyampaiannya, namun dalam IT Chapter Two hal-hal diatas tidak selalu saya dapatkan. Kilas balik ini mungkin memakan waktu satu jam dari durasi penuh film ini, tapi tenang saja, walaupun kilas balik, anda akan tetap disuguhkan dengan kengerinan Pennywise, The Dancing Clown!

Berusaha Membawa Isu Sensitif

Perbedaan yang paling mencolok dari IT Chapter Two dengan pendahulunya (IT 1990) adalah dengan pembawaan isu yang sedang sensitif pada saat ini, LGBT. Pada saya menonton IT 1990 saat itu, film ini sama sekali tidak berkaitan dengan adanya isu LGBT. Namun saat ini, dengan dibawakannya isu ini membuat saya merasakan kejanggalan dalam film ini, bukannya saya tidak suka, tapi peletakan isu ini kurang pas rasanya. Tidak perlu dibawakannya isu ini pun tidak akan membawa perubahan yang banyak pada cerita, ingin meraup suara simpatisan? Mungkin saja.
Jika memang harus membawakan isu ini, saya hanya berharap peletakan isu ini tidak mengganggu perjalanan cerita yang sebenarnya sudah di mulai dari IT 1990. Karakter yang sudah kita ketahui rela dirubah hanya demi meraup suara dari pihak simpatisan agar merasa film ini juga untuk mereka.

Verdict

Dengan adanya IT Chapter Two ini, kita bisa tahu bahwa akhirnya Pennywise juga memiliki ending dari ceritanya. Cukup banyak perubahan yang dilakukan disana-sini dari pendahulunya IT 1990, walaupun begitu, IT Chapter Two sukses membawakan kembali sensasi horror dan ketakutan yang akhir-akhir ini hilang karena jarangnya film horror berkualitas yang muncul. IT Chapter Two adalah angin lama yang berhasil dihembuskan kembali dan memenuhi semua ekspektasi kita kepada Pennywise, The Dancing Clown.
Kekurangan memang pasti ada, namun kelebihan yang dibawakan oleh IT Chapter Two berhasil menutupi kekurangan itu. Sangat disarankan untuk pergi ke toilet dulu sebelum film ini dimulai karena durasinya yang cukup lama. Jika harus menggambarkan film IT Chapter Two ini, maka berani saya katakan kalau IT Chapter Two ini adalah campuran dari berbagai film seperti Alien dan Stranger Things. IT Chapter Two sangat direkomendasikan kepada kalian para pecinta film horror. IT Chapter Two sedang tayang sekarang, beli tiketnya dan langsung tonton kengerian Pennywise!

Information

Title: IT Chapter Two
Release Date: 4 September, 2019 (Indonesia)
Genre: Horror
Starring: James McAvoy (Bill Denbrough), Jessica Chastain (Beverly Marsh), Bill Hader (Richie Tozier), Bill Skarsgard (Pennywise)
Directed by: Andy Muschietti
Produced by: Barbara Muschietti, Dan Lin, and Roy Lee
Written by: IT Based on Stephen King
Distributed by: Warner Bros Pictures

Comments